Foto: Antara News
- Pemkot Jakarta Timur mengajak pemuda berkontribusi nyata dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-98 tahun 2026.
- Walikota Munjirin menekankan patriotisme bukan sekadar kata-kata, tetapi melalui pengabdian dan tindakan konkret.
- Generasi muda diharapkan menjadi pemimpin yang tangguh, punya nurani, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Jakarta Timur mengajak generasi muda untuk benar-benar berkontribusi dalam mendukung kemajuan bangsa saat memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-98 tahun 2026. Ajakan ini disampaikan oleh Walikota Jakarta Timur Munjirin saat membacakan amanat dari Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Kantor Walikota Jakarta Timur.
Walikota Munjirin menekankan bahwa patriotisme sejati tidak cukup dengan kata-kata saja. “Patriotik yang mencintai Indonesia, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan pengabdian dan tindakan nyata. Gigih yang tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, dan tidak berhenti berjuang sebelum memberikan yang terbaik bagi bangsa,” ungkapnya.
Menurut Munjirin, amanat dari kementerian tersebut menekankan pentingnya menjaga semangat Sumpah Pemuda agar terus hidup sebagai bagian dari karakter setiap generasi penerus bangsa. Kemajuan Indonesia tidak bisa diukur hanya dari pembangunan fisik, perkembangan teknologi, atau kekayaan yang dimiliki negara. “Tetapi juga kualitas sumber daya manusia, terutama generasi muda yang memiliki karakter kuat dan kepedulian sosial,” kata Munjirin.
Selain mengajak pemuda berkontribusi, Munjirin juga menekankan pentingnya menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama. Generasi muda tidak boleh hanya fokus pada kesuksesan pribadi, melainkan juga mampu merasakan kesulitan orang lain dan memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” ujar Munjirin.
Walikota Jakarta Timur juga mendorong pemuda Indonesia untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, dan menjadi pribadi yang tangguh tanpa kehilangan kelembutan hati. Generasi muda diharapkan mampu menjadi pemimpin yang berani sekaligus bersedia melayani masyarakat. Munjirin berharap agar pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan nasional, tetapi mengambil peran aktif melalui gagasan, karya, dan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-98 tahun 2026 ini, diharapkan semangat persatuan, kepedulian, dan pengabdian semakin mengakar kuat di kalangan generasi muda Indonesia. Setiap ilmu, karya, dan pengorbanan generasi muda diharapkan menjadi wujud nyata kecintaan terhadap bangsa dan negara Indonesia.
Sumber: Antara News

