Indonesia-Mesir Perkuat Kerja Sama di 5 Sektor Strategis

Foto: Liputan6

Ringkasan 30 Detik
  • Prabowo dan El-Sisi sepakat memperkuat kerja sama di lima sektor: politik, ekonomi, kelautan-perikanan, dan pertahanan.
  • Kedua negara akan membentuk Economic Partnership Agreement untuk membuka akses pasar dan peluang investasi bersama.
  • Indonesia dan Mesir juga akan mengembangkan Joint Investment Fund untuk mendorong investasi proyek strategis kedua negara.

Indonesia dan Mesir telah mencapai kesepakatan untuk memperkuat hubungan kerja sama bilateral di berbagai sektor penting. Kesepakatan ini dihasilkan dari pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Arab Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Minggu 11 Oktober 2026.

Kedua pemimpin negara setuju untuk mengembangkan kemitraan strategis yang mencakup lima bidang utama: politik, ekonomi, perdagangan dan investasi, kelautan dan perikanan, serta pertahanan. Prabowo menekankan bahwa kolaborasi ini harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. “Kemitraan tersebut memerlukan kerja sama yang konkret yang akan membawa manfaat nyata bagi kedua masyarakat kita,” ujar Prabowo.

Dalam aspek ekonomi, Indonesia dan Mesir berkomitmen memperkuat kerja sama di bidang perdagangan dan investasi. Salah satu langkah nyata adalah rencana pembentukan Economic Partnership Agreement (EPA), yaitu perjanjian yang dirancang untuk membuka akses pasar lebih luas, menciptakan peluang investasi baru, dan meningkatkan keterlibatan pelaku usaha dari kedua negara. Prabowo juga menyambut inisiatif dari lembaga investasi kedua negara untuk membentuk Joint Investment Fund (dana investasi bersama) yang akan digunakan membiayai proyek-proyek strategis.

Di bidang kelautan dan perikanan, kedua negara berencana memperluas kolaborasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, menjaga kelestarian sumber daya laut, serta memberantas praktik penangkapan ikan ilegal. Kerja sama ini juga akan melibatkan pertukaran pengetahuan dan keahlian di bidang maritim antara kedua negara.

Untuk sektor pertahanan, Indonesia dan Mesir akan memperluas kerja sama di industri pertahanan dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan dan latihan bersama. Selain itu, kedua negara akan melakukan pertukaran kunjungan antara pimpinan dan para ahli di bidang pertahanan.

Di tingkat politik, kedua negara berkomitmen menjaga komunikasi yang kuat melalui pertemuan tingkat tinggi secara berkala. Mereka juga akan mengoptimalkan berbagai mekanisme bilateral yang sudah ada untuk memperkuat koordinasi dan mempertahankan dialog strategis jangka panjang.

Prabowo juga mengapresiasi dukungan Mesir terhadap keterlibatan Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kawasan Timur Tengah. “Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan Mesir dalam membantu dan memberi fasilitas kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut kita yang bertugas menjalankan misi pemeliharaan perdamaian PBB di kawasan Timur Tengah,” kata Prabowo. Dukungan ini mencakup penyediaan fasilitas untuk kebutuhan kapal-kapal TNI Angkatan Laut yang beroperasi di wilayah tersebut.

Sumber: Liputan6

Scroll to Top