Aceh Barat Perkuat Bus Gratis untuk Pelajar dan Warga

Foto: Antara News

Ringkasan 30 Detik
  • Pemkab Aceh Barat mengoperasikan bus sekolah gratis sejak Juli 2026 dengan empat unit armada untuk melayani beberapa rute.
  • Kepala Dinas Perhubungan menekankan komitmen pemerintah menyediakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi pelajar dan masyarakat.
  • Dinas Perhubungan akan melakukan kampanye dan perbaikan kualitas layanan untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan bus umum demi keselamatan bersama.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperkuat komitmennya dalam menyediakan layanan transportasi umum gratis untuk pelajar dan masyarakat luas. Langkah ini dilakukan melalui peningkatan sosialisasi, perbaikan kualitas pelayanan, dan kampanye penggunaan bus umum demi keselamatan dan kenyamanan bersama.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat, Erdian Mourny, menjelaskan bahwa penyediaan bus sekolah gratis merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah. “Penyediaan layanan bus sekolah gratis ini sebagai komitmen pemerintah daerah, untuk menyediakan moda transportasi umum yang aman, nyaman, dan murah bagi pelajar maupun masyarakat umum,” ujarnya.

Saat ini, armada bus gratis Aceh Barat telah mulai beroperasi melayani sejumlah rute di wilayah tersebut. Operasional layanan ini dimulai sejak Juli 2026, meskipun pada awal pelaksanaannya sempat terjadi kesalahpahaman karena bertepatan dengan masa libur sekolah saat itu. Kondisi tersebut menyebabkan penumpang relatif sepi pada bulan pertama operasi. Namun memasuki Agustus, sambutan masyarakat mulai terlihat dengan munculnya penumpang setia berkisar antara lima hingga sepuluh orang setiap harinya.

Salah satu rute unggulan yang dilayani menghubungkan kawasan kilometer 16 dengan Meulaboh. Pelajar yang tinggal di Kuta Tanjong dan Suak Timah telah memanfaatkan layanan ini untuk menuju sekolah di Meulaboh. Untuk mendukung operasional, Pemkab Aceh Barat menyediakan dua unit bus milik pemerintah daerah, sementara dua unit bus perintis lainnya disediakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

Erdian menegaskan bahwa armada bus siap beroperasi setiap hari untuk memastikan layanan tersedia bagi masyarakat. Satu unit bus ditempatkan di terminal, sedangkan unit lainnya beroperasi melayani rute dari kawasan Lapang hingga kilometer 16. Layanan ini sepenuhnya gratis sesuai dengan program Pemkab Aceh Barat. “Jika ada yang mengira bus tidak nampak, kami tegaskan setiap hari armada kita siap (ready). Saat ini tarifnya juga gratis, sesuai dengan komitmen dan program Pemkab Aceh Barat untuk menyediakan layanan transportasi bagi pelajar dan masyarakat,” terangnya.

Namun demikian, minat masyarakat menggunakan transportasi umum masih relatif rendah karena sebagian besar terbiasa menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Untuk mengatasi hal ini, Pemkab Aceh Barat secara bertahap akan membenahi kualitas pelayanan bus agar sesuai dengan kebutuhan dan harapan masyarakat.

Dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan Aceh Barat merencanakan kampanye penggunaan bus sekolah dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, jajaran Dinas Pendidikan, perwakilan sekolah, dan pers. Kegiatan ini bertujuan tidak hanya mendorong pelajar dan masyarakat menggunakan transportasi umum, tetapi juga mengaktifkan kembali program Zona Selamat Sekolah (ZoSS) yang sudah lama tidak tersentuh. “Kami berharap masyarakat dan adik-adik pelajar mulai beralih dari kendaraan pribadi roda dua ke bus umum demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” kata Erdian.

Sumber: Antara News

Scroll to Top