Foto: Liputan6
- Dito Darmawan memerankan karakter Piit di film Conjurig tanpa melalui proses casting sama sekali.
- Film garapan sutradara Tubagus Deddy ini sebagian besar syuting dilakukan di Bandung.
- Dito mengaku karakter Piit memberinya pengalaman bermain peran yang belum pernah ia coba sebelumnya.
Aktor muda Dito Darmawan punya cerita menarik soal keterlibatannya dalam film horor Conjurig. Ia memerankan sosok bernama Piit, sebuah karakter yang ternyata datang begitu saja tanpa melalui proses seleksi atau audisi seperti biasanya.
Dalam dunia perfilman, proses casting adalah tahap standar di mana para aktor bersaing memperebutkan peran. Namun, Dito justru langsung ditawari peran tanpa harus melewati tahap itu. Ia pun mengaku tidak sempat mempersiapkan diri secara khusus sebelum terjun ke proyek ini.
“Pas pertama ditawarin ini fun fact, proyek pertama tanpa casting. Jadi nggak ada persiapan. Berjalan proses, syuting juga di Bandung, semua proses sangat excited. Aku dikasih peran baru lewat karakter yang belum pernah aku peranin,” ucap Dito Darmawan di CGV FX Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).
Film Conjurig disutradarai oleh Tubagus Deddy dan sebagian besar proses syutingnya dilakukan di Kota Bandung. Bagi Dito, pengalaman bekerja di balik kamera film ini terasa berbeda dan penuh semangat dari awal hingga akhir.
Karakter Piit yang dimainkan Dito digambarkan sebagai seorang pemuda yang tengah mengalami fase pencarian jati diri — sebuah kondisi yang sebenarnya dekat dengan kehidupan banyak anak muda. Melalui karakter ini, Dito mengaku banyak belajar tentang sisi emosional yang belum pernah ia eksplorasi dalam peran-peran sebelumnya.
Untuk memperdalam karakternya, Dito juga berinteraksi dengan para seniman jalanan sebagai bagian dari proses penghayatan peran. Langkah ini dilakukan agar ia bisa benar-benar memahami dunia dan latar belakang karakter Piit secara lebih autentik.
Selain itu, Dito juga mendapat kesempatan beradu akting dengan aktor senior Mathias Muchus di film ini. Bagi aktor muda seperti Dito, kesempatan tampil berdampingan dengan pemain berpengalaman tentu menjadi pelajaran berharga tersendiri dalam perjalanan kariernya.
Film Conjurig sendiri menjadi salah satu produksi horor lokal yang dinantikan penonton Indonesia. Genre horor memang terus berkembang dan menjadi salah satu yang paling digemari di industri film Tanah Air, dengan berbagai kisah yang mengangkat elemen budaya dan kepercayaan lokal seperti sosok pocong.
Bagi Dito Darmawan, proyek ini bukan hanya soal tampil di layar lebar, tapi juga tentang keberanian mencoba hal baru tanpa banyak persiapan. Sebuah bukti bahwa kepercayaan diri dan keterbukaan terhadap proses bisa membawa hasil yang tidak terduga dalam dunia akting.
Sumber: Liputan6

