Demo di Malioboro Ricuh, Satu Orang Diamankan Bawa Senjata Tajam

Foto: Antara News

Ringkasan 30 Detik
  • Demonstrasi di kawasan Malioboro, Yogyakarta, berujung ricuh pada malam 28 Oktober dengan insiden pelemparan batu, petasan, dan kembang api.
  • Polda DIY mengamankan satu orang yang diduga membawa senjata tajam saat kericuhan berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB.
  • Polisi menduga ada dua gelombang massa berbeda yang turun ke Malioboro, yakni pada sore dan malam hari.

Kawasan Malioboro yang biasanya ramai wisatawan berubah mencekam pada Rabu malam (28/10). Aksi demonstrasi yang awalnya berlangsung di Titik Nol Kilometer Yogyakarta pada sore hari berujung ricuh saat malam tiba, ditandai dengan pelemparan batu, petasan, dan kembang api.

Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) menduga ada dua kelompok massa yang turun dalam aksi tersebut. Kelompok pertama berunjuk rasa secara damai di sore hari, sementara kelompok kedua yang hadir pada malam hari lah yang membuat situasi memanas.

Dalam kericuhan itu, satu orang berhasil diamankan polisi karena diduga membawa senjata tajam. Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan menyebut orang tersebut diamankan sekitar pukul 18.00 WIB, sementara total jumlah orang yang diamankan masih dalam proses pendataan dan identifikasi.

Malioboro adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia, yang setiap harinya dikunjungi ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara. Kericuhan semacam ini tentu berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan kawasan wisata tersebut.

Hingga berita ini ditulis, proses pendataan pihak-pihak yang terlibat dalam kericuhan masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian setempat.

Ditulis ulang dari: Antara News

Scroll to Top