Annie Areeya Konfirmasi Keaslian Chat soal Kehamilan dengan Aisar Khaled

Foto: Liputan6

Ringkasan 30 Detik
  • Annie Areeya mengonfirmasi keaslian tangkapan layar chat yang diduga dengan Aisar Khaled tentang kehamilan melalui akun Instagram pribadinya.
  • Dalam percakapan tersebut, Aisar diduga menyarankan pemeriksaan ke dokter dan menawarkan untuk menanggung biayanya.
  • Annie menyatakan siap mengeluarkan bukti lengkap jika pengakuannya ditolak, kendati saat ini lebih memilih menjaga privasi.

Selebgram asal Thailand, Annie Areeya, telah memastikan bahwa tangkapan layar percakapan yang beredar di media sosial adalah asli. Pengakuan ini disampaikan melalui klarifikasi di akun Instagram pribadinya pada akhir Oktober 2026. Percakapan tersebut melibatkan kreator konten asal Malaysia, Aisar Khaled, dan berkaitan dengan dugaan kehamilan yang sempat menjadi perbincangan publik.

Annie mengunggah tangkapan layar percakapan serta foto alat tes kehamilan di akun @annieareeyaa pada Selasa, 27 Oktober 2026. Melalui postingan tersebut, ia menerangkan bahwa masalah yang sedang dibicarakan di media sosial sebenarnya terjadi beberapa bulan sebelumnya dan telah ia selesaikan secara pribadi tanpa publik tahu.

Dalam tangkapan layar percakapan berbahasa Inggris, pihak yang diduga Aisar Khaled merespons berita kehamilan dengan menyarankan agar Annie memeriksakan diri ke dokter. Lebih lanjut, dia juga menawarkan kesediaan untuk menanggung biaya pemeriksaan tersebut. Annie menegaskan bahwa pesan-pesan dalam tangkapan layar adalah rekaman asli yang pernah ia simpan dan kirimkan kepada seseorang.

Hingga 28 Oktober 2026, Aisar Khaled belum memberikan tanggapan resmi atau penjelasan mengenai beredarnya tangkapan layar percakapan tersebut. Annie mengakui bahwa kehebohan yang terjadi di media sosial tidak terlalu diperhatikannya karena keterbatasan pemahamannya terhadap bahasa Indonesia. Namun, dia memastikan telah menyimpan semua bukti dan dokumen yang relevan berkaitan dengan masalah ini.

Meskipun memiliki bukti lengkap, Annie memilih tidak mengunggahnya ke ruang publik demi menjaga privasi semua pihak yang terlibat. Namun, dia tidak menutup kemungkinan untuk membuka bukti nyata yang dimilikinya apabila pengakuannya ditantang atau disangkal oleh pihak lain. Annie secara terbuka menyatakan bahwa dia siap membongkar semua dokumentasi jika ada yang berani membantah klaim yang telah ia sampaikan.

Latar belakang persoalan ini semakin kompleks karena Aisar Khaled sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 14 September 2026. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penipuan, penggelapan dana, dan tindak pidana pencucian uang dalam konteks kerja sama investasi senilai Rp 5,7 miliar. Skandal yang menimpa Aisar kali ini menambah deretan permasalahan yang sedang dihadapinya di mata publik.

Sumber: Liputan6

Scroll to Top