Foto: Liputan6
- Cabai rawit hijau turun drastis dari Rp 82.000 menjadi Rp 67.950 per kg pada Kamis (29/10/2026).
- Harga cabai rawit merah juga turun dari Rp 97.450 ke Rp 90.450 per kg, serta daging ayam dan telur ikut menurun.
- Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menunjukkan berbagai harga pangan lainnya, dengan beras kualitas super terjual Rp 17.450 per kg.
Harga sejumlah produk pangan di pasaran mulai mengalami penurunan pada hari Kamis kemarin. Perubahan harga ini bisa memberikan sedikit napas lega bagi keluarga Indonesia yang setiap hari berbelanja kebutuhan pokok, terutama untuk bahan makanan yang sering menjadi menu utama.
Cabai rawit hijau mengalami penurunan paling drastis. Harganya turun dari Rp 82.000 menjadi Rp 67.950 per kilogram, sebuah pengurangan yang cukup signifikan dalam waktu singkat. Demikian halnya dengan cabai rawit merah yang tadinya dijual Rp 97.450 per kg, kini turun menjadi Rp 90.450 per kg. Penurunan harga cabai ini penting karena cabai merupakan bumbu dasar yang hampir selalu digunakan dalam masakan sehari-hari di Indonesia.
Selain cabai, harga bahan makanan lainnya juga mengalami perubahan. Menurut data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, cabai merah besar dibanderol Rp 62.200 per kg dan cabai merah keriting Rp 77.000 per kg. Bawang merah, yang juga merupakan bumbu penting, diperjualbelikan dengan harga Rp 36.800 per kg, sementara bawang putih harganya Rp 38.700 per kg.
Protein hewani juga mengikuti tren penurunan, meskipun tidak sedratis cabai. Daging ayam turun dari Rp 39.600 menjadi Rp 38.700 per kg, dan telur ayam turun dari Rp 28.350 ke Rp 28.150 per kg. Sementara itu, daging sapi hanya mengalami penurunan minimal, dari Rp 149.300 menjadi Rp 149.100 per kg, menunjukkan harga daging sapi relatif stabil.
Untuk bahan pokok lainnya, harga beras masih bervariasi tergantung kualitasnya. Beras kualitas super tipe I dijual Rp 17.450 per kg, beras kualitas medium tipe I Rp 16.350 per kg, dan beras kualitas bawah tipe I Rp 14.400 per kg. Minyak goreng curah yang sering dibeli ibu-ibu rumah tangga dibanderol Rp 20.700, dan gula pasir harganya Rp 19.600 per kg.
Penurunan harga pangan ini merupakan kabar baik bagi konsumen, terutama mereka yang harus mengatur budget keluarga dengan ketat. Data dari PIHPS Nasional menjadi acuan resmi untuk melihat perkembangan harga pangan di tingkat nasional, sehingga masyarakat dapat memantau fluktuasi harga produk yang mereka beli setiap hari.
Sumber: Liputan6

