Foto: Liputan6
- Sidang gugatan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah berlanjut pekan depan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
- Kuasa hukum Ruben memilih tidak merespons 69 bukti yang dilampirkan Sarwendah hari ini, tapi akan memberikan tanggapan lengkap di tahap kesimpulan.
- Hakim sudah mempertimbangkan sejumlah keberatan dari pihak Ruben terhadap beberapa bukti, sehingga Sarwendah masih diberi kesempatan melengkapi pembuktian minggu depan.
Perjalanan gugatan hak asuh anak antara selebriti Ruben Onsu dan Sarwendah terus berlanjut di meja pengadilan. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan masih fokus pada tahap pembuktian, dengan agenda berikutnya dijadwalkan minggu depan.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Yedija Ekin Haganta Ginting, mengumumkan strategi mereka untuk merespons bukti-bukti yang diajukan pihak lawan. “Ya kami menanggapinya kan nanti kan pada kesimpulan. Cuman hari ini tergugat ya melampirkan kurang lebih 69 bukti,” ujar Yedija saat ditemui di pengadilan pada Rabu (28/10/2026). Strategi ini dipilih agar tanggapan mereka bisa diberikan secara menyeluruh setelah semua proses pembuktian dari kedua belah pihak selesai.
Dalam sidang hari itu, tim Ruben menyampaikan beberapa keberatan terhadap bukti-bukti yang dilampirkan Sarwendah. Keberatan ini sudah dipertimbangkan oleh hakim yang memeriksa kasus tersebut. “Kami ada keberatan, jadi sudah dipertimbangkan oleh hakim. Jadi ada beberapa bukti yang kami rasa keberatan, bukti replikasi juga ya. Oleh karena itu makanya minggu depan masih pembuktian dari tergugat,” jelasnya.
Karena hakim telah mempertimbangkan keberatan-keberatan tersebut, pihak Sarwendah masih diberikan kesempatan untuk melanjutkan proses pembuktian di persidangan minggu depan. Ini bukan kali pertama agenda pembuktian dijadwalkan, mengindikasikan bahwa kedua pihak masih memiliki banyak dokumen dan bukti untuk ditampilkan dalam kasus yang melibatkan nasib anak-anak mereka ini.
Mengenai kemungkinan Ruben akan mengajukan bukti tambahan, Yedija belum memberikan jawaban pasti pada saat itu. Menurutnya, keputusan tentang bukti tambahan akan diambil setelah agenda persidangan minggu depan selesai. “Kalau nanti tambahan nanti setelah agenda berikutnya,” katanya dengan singkat.
Kasus perpisahan antara Ruben Onsu dan Sarwendah menjadi sorotan publik karena melibatkan persoalan hak asuh anak. Proses pengadilan yang panjang ini menunjukkan kompleksitas permasalahan yang dihadapi kedua pihak. Melalui kuasa hukum masing-masing, mereka terus memperjuangkan kepentingan terbaik yang menurut mereka berkaitan dengan masa depan anak-anak mereka. Strategi menunggu tahap kesimpulan yang dipilih tim Ruben memungkinkan mereka untuk memiliki gambaran lengkap tentang seluruh bukti yang diajukan sebelum memberikan respons final mereka kepada pengadilan.
Sumber: Liputan6

