Foto: Liputan6
- Starrducc akan tampil di Music Lane Festival Okinawa pada 22-24 Januari 2027 sebagai delegasi Indonesia.
- Tiga mini album mereka sudah lebih dulu dirilis oleh label Jepang P-Vine Records sebelum undangan ini datang.
- Selain festival, mereka berencana tampil di Tokyo dan kota sekitarnya selama sekitar 10 hari di Jepang.
Band indie-pop asal Bogor, Starrducc, mendapat kesempatan yang cukup istimewa: tampil di Music Lane Festival Okinawa, Jepang. Festival ini dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Januari 2027 di Koza City, Okinawa, dan menjadi debut resmi Starrducc di negeri tersebut.
Music Lane Festival Okinawa bukan sekadar konser biasa. Festival ini merupakan ajang showcase internasional — semacam panggung perkenalan — di mana musisi dari berbagai negara bisa tampil di hadapan para profesional industri musik Asia. Mulai dari promotor, penyelenggara festival, label rekaman, hingga agen pemesanan artis hadir di sana. Bagi band yang ingin memperluas jaringan dan pendengarnya di Asia, ini adalah kesempatan emas.
Undangan ini bukan datang dari nol. Sebelumnya, tiga mini album Starrducc sudah lebih dulu dirilis oleh P-Vine Records, sebuah label musik yang berbasis di Tokyo, Jepang. Dari situlah pintu mulai terbuka.
“Awalnya, album kami dirilis label Jepang bernama P-Vine Records yang berbasis di Tokyo pada akhir tahun kemarin,” kata Adji, basis Starrducc. “Kami tidak menyangka kini diundang menjadi salah satu delegasi dari Indonesia untuk tampil di Music Lane Festival Okinawa. Kesempatan ini akan menjadi pengalaman berharga buat kami tentunya,” sambungnya.
Menuju keberangkatan, kelima personel Starrducc — Mirakei (vokal), Andreas (gitar), Daniel (drum), Bani (gitar akustik), dan Adji (bass) — sudah mulai menyiapkan segala kebutuhan teknis dan daftar lagu yang akan dibawakan. Rencananya, mereka akan memainkan sejumlah lagu dari mini album pertama hingga ketiga.
Tak hanya itu, ada kemungkinan mereka juga akan memperkenalkan materi baru. “Kami akan membawakan beberapa lagu dari mini album 1 sampai 3 termasuk kemungkinan materi baru dari mini album keempat yang rencananya juga dirilis oleh label Jepang tahun depan,” ujar Andreas, gitaris band ini.
Jadwal di Jepang tidak berhenti di Okinawa. Setelah festival selesai, Starrducc berencana melanjutkan perjalanan ke Tokyo dan beberapa kota di sekitarnya. Total waktu yang akan mereka habiskan di Jepang sekitar 10 hari.
“Kami akan berada di Jepang kurang lebih selama 10 hari. Setelah jadwal panggung di Okinawa, kami akan lanjut ke Tokyo, untuk tampil di beberapa titik di sana dan kota sekitarnya,” jelas Adji.
Untuk mendukung biaya perjalanan, Starrducc juga menyiapkan merchandise berupa kaus edisi khusus Japan Tour 2027. Kaus ini sudah bisa dipesan melalui akun Instagram resmi mereka di @starrducc. Selain itu, mereka juga membuka peluang kerja sama dengan pihak mana pun yang ingin ikut mendukung tur Jepang ini.
Langkah Starrducc ini bisa dibilang cukup menarik perhatian di skena musik indie Indonesia. Tidak banyak band lokal yang albumnya sudah beredar lewat label Jepang, apalagi sampai diundang tampil di festival internasional di sana. Perjalanan mereka ke Okinawa pada awal 2027 bisa menjadi tonggak penting dalam karier band yang berasal dari Kota Hujan ini.
Sumber: Liputan6

