Selain Coding, Ini Kemampuan yang Paling Dicari di Dunia Kerja

Foto: Liputan6

Ringkasan 30 Detik
  • Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya human skills seperti komunikasi dan kerja sama tim bagi lulusan vokasi.
  • Keterampilan ini dinilai harus diasah sejak kuliah melalui interaksi nyata, bukan sekadar belajar teori.
  • Perguruan tinggi juga diminta mencetak generasi yang peka terhadap isu sosial dan berani menyampaikan ide.

Punya keahlian teknis seperti coding memang penting, tapi ternyata itu saja tidak cukup untuk sukses di dunia kerja. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengingatkan para lulusan vokasi agar serius mengembangkan kemampuan yang sering disebut human skills — yaitu keterampilan dalam berkomunikasi, bekerja dalam tim, bernegosiasi, dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

“Yang kita inginkan bukan orang yang misalnya hanya menguasai coding saja. Pagi, siang, sore, malam, coding. Tetapi dia tidak bisa bergaul dalam tim kerjanya, tidak berinteraksi dengan lainnya. Oleh karenanya, human skills ini penting,” kata Yassierli, dikutip dari Antara, Kamis (17/9/2026).

Menurut Yassierli, kemampuan semacam ini tidak bisa tumbuh begitu saja. Mahasiswa perlu melatihnya sejak masih di bangku kuliah melalui pengalaman nyata — misalnya lewat presentasi di depan kelas, diskusi kelompok, atau kegiatan berkolaborasi bersama orang lain. Dengan begitu, saat masuk ke dunia industri, mereka sudah terbiasa.

Selain kesiapan kerja dan kemampuan berinteraksi, Menaker juga mendorong mahasiswa untuk tidak tutup mata terhadap persoalan yang ada di masyarakat. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran besar dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berani menyuarakan gagasan dan peka terhadap lingkungan sekitarnya.

Ditulis ulang dari: Liputan6

Scroll to Top