Foto: Antara News
- Rusia akan memodernisasi setidaknya 75 bandara pada 2030, mencakup lebih dari sepertiga jaringan bandara nasionalnya.
- Aeroflot menandatangani kontrak pengadaan 90 pesawat MC-21 dari Rostec, kontrak terbesar dalam sejarah penerbangan sipil Rusia.
- Putin menegaskan bandara modern penting untuk mendorong pariwisata dan perekonomian daerah, termasuk di wilayah terpencil seperti Arktik dan Siberia.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya butuh pembaruan besar-besaran pada armada pesawat dan infrastruktur bandara. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi video saat upacara penandatanganan kontrak antara maskapai Aeroflot dan perusahaan pertahanan milik negara Rostec untuk pengadaan 90 pesawat MC-21.
Menurut Putin, jaringan penerbangan yang baik sangat penting bagi Rusia karena wilayahnya sangat luas, mencakup daerah-daerah terpencil seperti Arktik, Siberia, dan Timur Jauh yang sulit dijangkau lewat jalur darat.
“Tentu saja, bandara-bandara modern juga memberikan dorongan bagi perekonomian daerah, mendorong pertumbuhan perdagangan, aktivitas bisnis, dan, tentu saja, pariwisata. Bandara-bandara tersebut juga memastikan kualitas layanan yang lebih baik dan proses penanganan penumpang yang lebih cepat,” ucap Putin.
Sejak 2021, Rusia sudah mengoperasikan 20 landasan pacu baru dan 26 kompleks terminal di berbagai kota, termasuk Novosibirsk dan Khabarovsk. Pendanaannya berasal dari kombinasi anggaran negara dan investasi pihak swasta.
Ke depan, pemerintah Rusia menargetkan modernisasi setidaknya 75 bandara pada 2030. Angka ini setara dengan lebih dari sepertiga total jumlah bandara yang dimiliki Rusia saat ini.
Soal kontrak pengadaan pesawat, Putin menyebutnya sebagai langkah besar menuju pembaruan armada. Pengiriman 90 pesawat MC-21 ke Aeroflot dijadwalkan berlangsung antara 2029 hingga 2032, menjadikannya kontrak terbesar dalam sejarah penerbangan sipil Rusia.
Rostec menjelaskan kontrak ini tidak hanya mencakup pengiriman pesawat, tetapi juga pelatihan pilot, simulator penerbangan, pelatihan personel darat, serta dukungan teknis jangka panjang.
“Saya berharap kontrak ini dilaksanakan secara ketat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, tanpa penundaan atau gangguan,” kata Putin menegaskan.
Ditulis ulang dari: Antara News

