Dita Mey Chan Kenang Tur 40 Kota Duo Maia 17 Tahun Lalu

Foto: Liputan6

Ringkasan 30 Detik
  • Dita Mey Chan dan Maia Estianty kembali tampil bersama di panggung terbuka yang ditonton ribuan orang.
  • Dita mengenang pengalaman tur 40 kota 17 tahun lalu yang sangat padat hingga ia bingung setiap kali bangun di hotel.
  • Penonton masih antusias dengan lagu Duo Maia, bahkan ada yang mengenal lagu “Ingat Kamu” sejak duduk di bangku SD.

Penyanyi Dita Mey Chan terbawa ingatan ke masa lalu setelah kembali satu panggung dengan Maia Estianty. Acaranya digelar di tempat terbuka dan menghadirkan ribuan penonton yang antusias. Momen itu membuat Dita merasakan semangat yang sama seperti saat mereka melakukan tur besar-besaran sekitar 17 tahun silam.

Menurut Dita, tampil di acara terbuka seperti itu memberikan suasana yang lebih santai dan menyenangkan dibandingkan dengan konser formal. “Aduh seru banget. Soalnya buat kita, aku sama Bunda (Maia), nyanyi di acara outdoor yang penontonnya seperti itu kan istilahnya GOR ya,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa vibes yang tercipta jauh lebih asyik dan bebas dibanding acara-acara resmi yang lebih terstruktur.

Menariknya, penonton yang hadir masih sangat tertarik dengan lagu-lagu lawas Duo Maia. Namun, sebagian besar dari mereka pertama kali mendengarkan lagu-lagu itu saat masih kecil. Dita menyebut bahwa saat ini Maia sudah berusia 50 tahun sementara dirinya 40 tahun. Saat bertanya langsung kepada penonton tentang lagu “Ingat Kamu” yang pernah hits, Dita terkejut menemukan bahwa banyak yang mengenali lagu itu dari masa SD mereka. “Jadi maksudnya ketemu anak-anak kecil yang, ‘Siapa yang dulu waktu lagu Ingat Kamu masih SD?’ itu ada yang angkat tangan kan,” ceritanya. Pengalaman itu membuat mereka merasakan nostalgia yang mendalam karena lagu Duo Maia adalah bagian dari masa kecil mereka.

Mengenang kembali jadwal tour yang sangat padat 17 tahun lalu, Dita mengungkapkan pengalaman yang cukup ekstrem. Saat itu, Duo Maia melakukan tur keliling 40 kota dengan jadwal yang sangat menyita waktu. Akibatnya, Dita sering merasa bingung setiap kali bangun tidur di kamar hotel karena tidak tahu sedang berada di kota mana. “Nggak kayak zaman 17 tahun lalu bersama Duo Maia yang tur 40 kota. Karena aku ngalamin masa-masa di mana setiap aku bangun tidur di hotel itu aku harus nginget, ‘ini di mana ya? Oh, Palangkaraya’,” tuturnya. Pola ini terus berulang setiap hari saat mereka pindah ke kota berikutnya.

Dita mengakui bahwa masa-masa dengan jadwal yang begitu padat itu sudah dia tinggalkan. Kini, meski kembali tampil bersama Maia, situasinya sudah berbeda dan lebih terbatas. Namun, semangat untuk perform dan koneksi dengan penonton masih tetap ada, hanya dengan ritme yang lebih wajar dan berkelanjutan dibandingkan era tour ekstrem itu.

Sumber: Liputan6

Scroll to Top